NZD/USD - Tahan Terhadap Risk-Off Awal Sesi Asia, Spread Yield Naik Dukung NZD

Pengunduran diri Kepala Penasihat Ekonomi Trump Gary Cohn mendorong kekhawatiran perang dagang dan membebani aset-aset berisiko di awal sesi Asia. S&P 500 futures turun hampir 1,5 persen dan Yen Jepang naik secara keseluruhan.

Selain itu, harga produk susu turun pada lelang GlobalDairyTrade, dengan susu bubuk turun di tengah kenaikan pasokan.

Namun, NZD tetap relatif tangguh, mungkin karena spread yield yang menguntungkan. Spread yield 10-tahun Selandia Baru-AS naik ke 16 basis poin (bps) kemarin dari 10 basis poin. Saat penulisan, spread berada di 18 basis poin, sedangkan Kiwi diperdagangkan sedikit melemah di 0,7285.

Pasangan mata uang tersebut naik dari 0,7221 ke 0,7311 kemarin setelah berita bahwa Korea Utara bersedia mengadakan pembicaraan dengan AS mengenai program senjata nuklirnya.

Level-Level Teknis NZD/USD

Pergerakan yang meyakinkan di atas tertinggi kemarin di 0,7311 akan membuka sisi atas menuju 0,7420 (tertinggi 31 Januari) dan 0,7437 (tertinggi 12 Februari). Untuk sisi bawah, penembusan support di 0,7268 (moving average 50-hari) akan membuka kemungkinan untuk uji ulang 0,7186 (terendah 1 Maret) dan 0,7179 (moving average 200-hari).

Kaplan, Fed: Ekonomi AS dan Global Kuat

Komentar dari Presiden Dallas Federal Reserve (Fed) Robert Kaplan, melalui Reuters, saat dia berbicara di sebuah konferensi energi di Houston. Sorota
Baca selengkapnya Previous

Kaplan, Fed: Kasus Dasar Sekitar 3 Kenaikan Suku Bunga di 2018

Komentar lebih lanjut dari Presiden Dallas Fed Kaplan, kali ini berbicara mengenai prospek kenaikan suku bunga Fed untuk tahun ini. Kaplan mencatat b
Baca selengkapnya Next