USD/JPY Temukan Penerimaan di Atas MA 100-Jam, Fokus Pada Saham
Reli 300 poin dalam indeks Dow menempatkan penawaran beli pada USD/JPY, mendorongnya di atas resisten moving average (MA) 100-jam. Saat penulisan, spot diperdagangkan di 106,35, telah mencetak tertinggi sesi 106,46 sebelumnya hari ini. MA 100-jam masih miring ke bawah dan terakhir terlihat di 106,27.
Gubernur BoJ Kuroda mengulangi bias pelonggarannya selama pidato di majelis tinggi parlemen dan karenanya berdampak kecil terhadap pasangan USD/JPY.
Rencana tarif Trump, yang menghasilkan kekhawatiran perang dagang dan penghindaran risiko di saham telah mendorong pasangan USD/JPY turun ke 105,25 pada hari Jumat, level terendah sejak November 2016. Pemulihan ke 106,46 telah membentuk divergensi bullish relative strength index (RSI) pada grafik harian, yang berarti spot bisa naik lebih jauh menuju resisten garis tren menurun (miring ke bawah dari tertinggi 8 Jan dan tertinggi 2 Feb).
Bisa dikatakan, pasangan ini kemungkinan akan memperpanjang kenaikan hanya jika saham AS memperpanjang reli kemarin. Pada saat ini, S&P 500 futures datar. Dengan demikian, spot USD/JPY bergerak sideways di atas MA 100-jam.
Level-Level Teknis USD/JPY
Penembusan di atas 106,68 (MA 10-hari) akan mengekspos resisten garis tren menurun yang terlihat di 107,13. Penutupan harian di atasnya akan menambah kepercayaan pada divergensi bullish RSI dan bisa menghasilkan reli kuat ke 107,91 (tertinggi 21 Feb). Untuk sisi bawah, penembusan support di 106,16 (terendah sesi) bisa menghasilkan uji ulang 105,55 (terendah 16 Feb) dan 105,25 (terendah 2 Mar).