AUD/JPY Tetap Dalam Bid Meski Data Aussie Suram
AUD/JPY turun 27 poin dari tinggi sesi di 82,81 setelah Australian Bureau of Statistics (ABS) melaporkan kenaikan penjualan ritel yang lebih lemah dari perkiraan dan defisit Neraca Berjalan Kuartal 4 yang lebih luas.
Penjualan ritel Aussie pada Januari naik 0,1 persen bulan ke bulan turun 0,5 persen pada bulan Desember namun meleset dari perkiraan naik 0,4 persen dengan margin yang besar. Selanjutnya, defisit akun berjalan melebar menjadi AUD 14 milyar di kuartal keempat, mengalahkan perkiraan kenaikan menjadi $ 12,6 Milyar dari hasil kuartal sebelumnya sebesar $ 9,1 milyar.
Jadi, AUD masuk dalam penawaran jual dan turun menjadi 82,55 segera setelah rilis data. Namun, rally semalam saham AS tampaknya telah memicu long Yen mereda, oleh karena itu, pasngan naik lagi dan bisa mencetak tinggi baru sesi di 82,81.
Fokus sekarang beralih ke keputusan tingkat suku bunga Reserve Bank of Australia (RBA) yang akan dirilis hari ini. Tidak ada yang mengharapkan bank sentral untuk melakukan pergerakan suku bunga hari ini. Jadi, bahasa bank mengenai inflasi, pertumbuhan upah, dan risiko stabilitas keuangan bisa menggerakkan dollar Aussie.
Level Teknis AUD/JPY
Saat penulisan, pasangan ini diperdagangkan di 82,76. Terobosan di atas 82,81 (tinggi sesi) akan menuju 83,00 (level psikologis) dan 83,16 (rata-rata pergerakan 10 hari). Pada sisi negatifnya, tembusnya support di 82,48 (moving average 5 hari) bisa menguji ulang 82,00 (support psikologis) dan 81,49 (rendah hari sebelumnya).